A CV that Gets You the Job

Beberapa waktu lalu, saya pernah men-tweet pentingnya pendidikan demi menjaga kestabilan ekonomi. Ada yang setuju, ada yang tidak. Namun ada satu komentar yang membuat saya berpikir. Ia mengatakan bahwa jaman sekarang susah cari kerja meski memegang gelar sarjana. Kemudian saya membayangkan, jika saya menjadi kepala Human Resource Development (HRD) sebuah perusahaan, apalagi kalau perusahaan itu “seksi” atau menjadi target banyak fresh graduates, saya pasti akan menerima ratusan bahkan mungkin ribuan CV dalam sebulan. Saya tidak akan punya waktu untuk benar-benar membaca seksama setiap CV di meja dan akhirnya banyak lulusan baru yang menganggur. Lalu bagaimana kita bisa membuat CV kita menarik perhatian sang kepala HRD? Mungkin saya boleh berbagi sedikit bagaimana membuat CV yang mudah dibaca, alhasil eye-catching. 

Yang jelas, sebuah CV harus mampu menunjukkan kita adalah orang yang tepat untuk posisi yang kita incar. CV juga harus bisa menunjukkan kita punya pengalaman, kualifikasi dan keterampilan yang berguna untuk melaksanakan jabatan itu. 

Tubuh CV terdiri dari: 

  • Personal Profile (Profil Pribadi)
  • Work Experience (Pengalaman Kerja)
  • Education (Pendidikan) 
  • Skills (Kemampuan Lain) 
  • Reference (Pemberi Referensi) 

Personal Profile adalah keterangan singkat mengenai diri kita, apa harapan dan yang bisa kita tawarkan jika kita diterima bergabung dengan perusahaan ini. 

Work Experience adalah pengalaman kerja kita selama ini. Jika kita baru lulus, namun saat kuliah punya pengalaman kerja part-time atau keorganisasian, bisa kita tulis di sini. 

Education & Qualifications adalah latar belakang pendidikan kita (formal dan informal). Jangan lupa cantumkan prestasi (IP, atau penghargaan yang kita terima selama menjadi mahasiswa/i). Cantumkan juga judul skripsi apabila relevan dengan jabatan yang kita incar. 

Skills adalah kemampuan yang kita dapatkan dari kursus. 

Reference adalah orang yang pernah bekerjasama dengan kita dan dapat memberikan testimoni mengenai kualitas dan etos kerja kita jikalau perusahaan membutuhkan background check mengenai kita. 

Penggunaan Bahasa: jelaskan kontribusi nyata Anda di setiap bagian CV. Misalnya: 

Anda pernah menjadi penyiar di kampus Anda selama 3 tahun. Anda ingin melamar menjadi penyiar di sebuah radio hits di Jakarta. Cara menulis:

2000-2003 | Penyiar Radio Hits 

Saya memproduksi tiga acara baru untuk Hits Radio dalam waktu tiga tahun di kampus saya. Saya menjadi produser, DJ, guestbooker, dan sound editor selama menjabat. Saya juga delapan liputan seputar Java Music Festival yang saya rekam di lapangan, edit dengan ProTools. 

Dan yang paling penting: CV kita harus jujur! 

Happy job hunting, and good luck! Image

ImageImage

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 359 other followers

%d bloggers like this: