Jangkar Kapal

Berusaha menarik jangkar kapal, bukannya tidak bisa. Tapi bagaimana jika jangkar bersumber dari kapal raksasa dan terlalu berat bagi satu manusia untuk mengangkatnya agar kapal bisa berjalan ke titik tujuan?

Menarik jangkar kapal, percuma. Yang ada malah urat nadi di tubuh berteriak seakan akan segera meledak, akar merah di pipi menyeruak, peluh sebesar jagung bentol bentol di sekujur tubuh, daya habis . . .  tanpa hasil apa-apa.

Memindahkan jangkar yang keras kepala menghujamkan dirinya di dasar laut.

Ada hal dalam hidup seperti jangkar raksasa dalam laut. Terkadang yang terbaik adalah menerima bahwa jangkar itu akan tetap di situ, dan kita bukanlah yang punya daya untuk memindahkannya. Lantas apa berikutnya? Ya sudahlah. Terima. Tinggalkan. Jalan terus.

%d bloggers like this: