Author: Marissa Anita
-
Life: Certainty vs Confusion
Life is not black and white. Life offers gradation. There is beauty in its greyness. However the greyness often confuses. And when tangled in this confusion, you are left wondering . . . Whether it’d be better for life to be as such, or to be clearly black or white . . .
-
Buka Mata Hati
Ibu sejak kecil kerap bercerita. “Kebahagiaan bagi ibu adalah ketika makan ada, tempat tinggal ada, mau jalan-jalan kadang-kadang juga bisa. Hidup cukup. Tidak perlu kaya raya untuk menjadi bahagia,” seloroh ibu. Ketika dipikir-pikir, memang kebutuhan kita sebagai manusia sebenarnya sangat sederhana. Kita butuh makan; butuh rumah untuk berteduh; butuh keluarga dan teman yang mengasihi untuk…
-
My Life, My Art, My Happiness
Terima kasih Ed-in-Chief Ivana Atmojo untuk wawancara dengan OK! Magazine Indonesia yang super menyenangkan. Makan siang sambil ngobrol hasilnya sebuah artikel yang well written, well laid out and has made a deep impression on me. Thanks Ivana for your wonderful positivity and energy. Wishing you the best with your new future venture. Lots of love, Mariss x
-
A Deeper Conversation with Oneself
Who would have thought that a human so happy could be so depressed over something so basic: trust. Basic, it is basic all right, but it is so fundamental that once it cracks it is harder to mend. It is so fundamental that it influences how you see things around you, how you see others,…
-
On Sadness & Hope
It’s that heat in your stomach. It’s that break in your heart that pushes, demands for tears for it to heal. It’s that confusion in your mind, the confusions that bounce off the wall of your skull like a pinball going rampant. It’s that desire to find a light, that peace, the breeze that will…
-
On Making Decisions
You are the one who knows how you feel and how to deal with what you’re feeling. You “talk” to yourself, you talk to others, you listen to others, then you talk to yourself, and finally you listen to yourself: your conscience — the God-given “friend” we are all born with. With conscience (and logic),…
-
Kenapa Sih Harus Bohong?
Saya kerap tidak mengerti kebiasaan orang berbohong. Bohong — apakah itu besar atau kecil — dua-duanya sama sama mengesalkan. Contoh: Janjian bertemu dengan seseorang. Namun si seseorang membatalkan pertemuan dengan alasan sakit. Pada nyatanya, seseorang ini ternyata ke-“gep” di sebuah, semisal, coffee shop dengan orang lain. Ketika tertangkap, alasan yang keluar dari mulutnya adalah “Oh iya, kemarin saya…
-
Selesaikan Masalah dengan “Yang Bermasalah”
Sosial media bagai pisau bermata dua. Sebagian pengguna menggunakan secara berguna — apakah untuk promosi, jual beli atau berikan inspirasi. Namun ada sebagian yang menggunakannya untuk “menggantung cucian kotor” alias selalu mengeluh bahkan menjelekkan orang lain di depan publik. Penggunaan #2 inilah yang tidak pernah saya mengerti hingga kini. Barusan membaca entry sosial media seseorang.…
-
Manusia Memuakkan!
Makan siang yang seharusnya nikmat menjadi memuakkan ketika saya melihat seorang anak berusaha merekam/memfoto seorang anak lelaki gemuk – mungkin berusia 10 tahun – yang sedang menangis meraung karena diledek saudaranya. Sang perekam pun adalah anak lelaki seumuran berkacamata yang ternyata saudara kandung si bocah gemuk yang sedang tersiksa. Saudara kandung mempermalukan saudaranya sendiri…
-
Rasa & Syukur
Waktu kecil, sekecil apa pun sesuatu, terasa begitu hebat dan mengagumkan. Ketika dewasa, sesuatu yg luar biasa tidak selalu terasa luar biasa. Mati rasa. Dan demi merasa, selalu mencari yg lebih dan lebih lagi. Bagai tak ada batas, kepuasaan manusia. Apakah terkadang kita berharap bisa kembali ke masa lalu? Kembali miliki tubuh, kepala dan jari-jari kecil yang mampu…